Kebijakan Kerja di Kantor ditolak Ramai-ramai Karyawan Apple

indonews.tv-Karyawan Apple meluncurkan petisi yang menolak kebijakan untuk bekerja penuh di kantor. Dalam petisi, karyawan menyebutkan bahwa manajemen telah mempertaruhkan keragaman dan kesejahteraan staf dengan membatasi kemampuan mereka berkerja dari jarak jauh.

Petisi tersebut merupakan tanggapan atas memo dari CEO Apple, Tim Cook, yang pekan lalu mengatakan para pekerja harus datang ke kantor setidaknya tiga hari seminggu mulai September, termasuk Selasa, Kamis, dan pada hari ketiga ditentukan oleh tim individu.

Rencana tersebut lebih longgar dari wacana sebelumnya yang akan memaksa karyawan untuk kembali setiap Senin, Selasa dan Kamis. Langkah itu, dikatakan Cook akan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk bekerja secara fleksibel, sambil mempertahankan kolaborasi langsung antartim.

Namun, sekelompok pekerja mengatasnamakan Apple Together telah mengedarkan petisi yang menentang perintah Cook, dengan mengatakan fleksibilitas yang lebih besar akan mempromosikan keragaman di dalam perusahaan.

“Kami percaya bahwa Apple harus mendorong, bukan melarang, kerja fleksibel untuk membangun perusahaan yang lebih beragam dan sukses di mana kita dapat merasa nyaman untuk berpikir beragam secara bersama-sama,” tulis petisi tersebut dilaporkan The Guardian, Senin (26/9).

“Apakah Anda seorang karyawan Apple yang berbasis di kantor? Apakah Anda kurang senang dengan mandat RTO (Return to Office)? Tandatangani petisi, mari kita berdiri bersama,” kata kelompok itu dalam tweet yang terkait dengan petisi pada hari Senin.

Apple Together dilaporkan bermaksud untuk mengumpulkan tanda tangan minggu ini sebelum memverifikasinya dan mengirimkannya ke eksekutif Apple. Sementara perusahaan teknologi lain seperti Twitter dan Facebook memperkenalkan kebijakan pada awal pandemi yang memungkinkan staf untuk bekerja dari rumah secara permanen.

Sedangnkan Apple, telah mempertahankan pendiriannya bahwa mereka mengharapkan karyawan untuk kembali bekerja secara langsung dalam jangka panjang.

Setidaknya satu karyawan tingkat tinggi telah melompat kapal sebagai akibat dari sikap Apple. Direktur AI Apple, Ian Goodfellow, mengatakan kepada staf pada bulan Mei bahwa dia pindah ke Google karena pengaturan kerja yang lebih fleksibel.

“Saya sangat yakin bahwa lebih banyak fleksibilitas akan menjadi kebijakan terbaik untuk tim saya,” kata Goodfellow kepada karyawan.(@red-rfipar)

Related Posts

About The Author

kirim pesan
Tanyakan untuk bisa diliput indonews.tv
TANYAKAN DISINI JIKA TEMPAT ANDA INGIN DIPROMOSIKAN KE INDONEWS.TV (TELEVISi ONLINE MASA KINI)