PENJELASAN PRESIDEN TERKAIT LARANGAN MUDIK

PENJELASAN PRESIDEN TERKAIT LARANGAN MUDIK

Ramadan tahun ini adalah Ramadan kedua yang kita jalani di tengah pandemi Covid-19. Dan kita masih berupaya mencegah penyebaran pandemi agar tidak semakin meluas. Terkait hal itu, pemerintah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik lebaran tahun 2021 ini.

Keputusan itu diambil melalui pertimbangan yang matang. Pengalaman tahun lalu menunjukkan empat kali libur panjang, termasuk Idulfitri 2020 dan libur akhir tahun kemarin, selalu diikuti kenaikan kasus positif Covid-19. Sementara dua bulan terakhir sudah terlihat tren penurunan kasus aktif di Indonesia.

Saya amat memahami kerinduan kita semua untuk merasakan suasana lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Namun, di tengah situasi pandemi saat ini, keselamatan bersama harus didahulukan. (redaksi)

Yusuf Hamka, sosok Inspiratif Indonesia

Bulan Puasa adalah bulan yang sangat mulia, oleh karena itu mari kita semua berbagi rasa, asa dan kebahagiaan bagi orang-orang disekitarmu.

Dialah Yusuf Hamka, seorang keturunan Tiongha yang sangat peduli kepada seluruh umat, tidak memandang Ras dan Suku serta agama, semua adalah mahluk Tuhan, dan bersatulah Indonesia.

KELOMPOK TERORIS PENGEBOM GEREJA KATEDRAL DITANGKAP DENSUS 88

6 Terduga teroris kelompok villa mutiara yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri di gereja katedral pada 28 Maret 2021 berhasil ditangkap oleh Densus 88 antiteror Mabes Polri, 13 April 2021.

Keenam terduga teroris tersebut berinisial J, D, M S, S alias AL, W dan S. Terduga teroris ini diamankan disekitar Makasar dan 1 orang diamankan di Kabupaten Goa.

Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam keterangan pers pada 13 April 2021 dikantornya, Jakarta Selatan.

Terduga teroris tersebut, kata Rusdi membuat grup Whatsapp dengan nama Batalyon Iman. Dalam grup terduga teroris tersebut membicarakan Amaliah – Amaliah selanjutnya, juga mempraktekkan dan memperagakan cara merakit bom.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 senapan angin, 7 buah HP dan 1 kendaraan roda dua. (diantama,indonews.tv)

Gadaikan BB Emas 1,9 Kg, Oknum KPK Dipecat Dengan Tidak Hormat!

Oknum pegawai KPK dipecat oleh Dewan Pengawas KPK dengan tidak hormat lantaran menggelapkan barang bukti tindak pidana korupsi berupa emas batangan seberat 1,9 Kg.

Dalam keterangan pers pada 8 April 2021 Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak H. Pangabean mengatakan, yang bersangkutan telah mencuri atau menggelapkan barang bukti berupa emas batangan.

Pelaku berinisial IGAS ini, merupakan pegawai satgas yang memiliki kewenangan menyimpan barang bukti dari perkara Yaya Purnomo, mantan pejabat Kementerian Keuangan.

“Kalau ditotal semua jumlahnya emas batangan itu 1900 gram, sebagaian barang yang diambil ini yang dikategorikan sebagai pencurian atau penggelapan ini digadaikan oleh yang IGAS. Karena yang bersangkutan memerlukan sejumlah dana untuk membayar hutang – hutangnya. Cukup banyak hutangnya, karena yang bersangkutan ini terlibat dalam bisnis yang tidak jelas, forex – forex itu” kata Tumpak H. Pangabean.

Pelaku telah melakukan pelanggaran kode etik menyalahgunakan kewewenang untuk kepentingan pribadi. Dan ini merupakan pelanggaran nilai – Nilai Integritas yang diatur sebagai pedoman perilaku untuk seluruh insan KPK.

Perbuatan ini, lanjut Tumpak H. Pangabean berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan telah menodai citra KPK yang memiliki integritas tinggi.

Oleh karena itu majelis Dewan Pengawas KPK memutuskan untuk memberhentikan pelaku dengan tidak hormat.

(diantama-indonewstv)