PENJELASAN PRESIDEN TERKAIT LARANGAN MUDIK

PENJELASAN PRESIDEN TERKAIT LARANGAN MUDIK

Ramadan tahun ini adalah Ramadan kedua yang kita jalani di tengah pandemi Covid-19. Dan kita masih berupaya mencegah penyebaran pandemi agar tidak semakin meluas. Terkait hal itu, pemerintah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik lebaran tahun 2021 ini.

Keputusan itu diambil melalui pertimbangan yang matang. Pengalaman tahun lalu menunjukkan empat kali libur panjang, termasuk Idulfitri 2020 dan libur akhir tahun kemarin, selalu diikuti kenaikan kasus positif Covid-19. Sementara dua bulan terakhir sudah terlihat tren penurunan kasus aktif di Indonesia.

Saya amat memahami kerinduan kita semua untuk merasakan suasana lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Namun, di tengah situasi pandemi saat ini, keselamatan bersama harus didahulukan. (redaksi)

PENGAKUANMU KEPADA TUHANMU SAAT KAU SENDIRI DI HADAPANNYA

1. “Niatkanlah setiap pekerjaannmu sebagai ibadah, dan jalankanlah pekerjaan tersebut sebagai ibadah yang terbaik.”

2. “Alangkah indahnya jika setiap pekerjaan membuat kita teringat kepada Tuhan. Maka setiap detik adalah ibadah yang tak putus-putus.”

3. “Jika setiap pekerjaanmu, kamu persembahkan sebagai ibadah, maka kamu akan mengerjakannya dengan totalitas sehingga hasil yang kamu dapatkan sangat sempurna.”

4. “Ibadah adalah segala hal yang membawa pada kebaikan. Jadikan setiap aktivitasmu sebagai ibadah. Jadikan aktivitasmu sebagai persembahan kepada Sang Maha Esa.”

5. “Orang yang bekerja atas dasar ibadah dengan yang bekerja karena mengejar harta memiliki perilaku yang berbeda. Mereka mungkin sama-sama pekerja keras, tapi tingkat kebahagiaannya sangat jauh berbeda.”

6. “Ada yang sibuk memperdebatkan ibadah hingga tak sempat ibadah.” – Achmad Mustafa Bisri

7. “Kenyang itu akan membuat badan jadi berat, mengeraskan hati, menghilangkan kecerdasan, mengajak tidur, dan melemahkan ibadah.” – Imam Syafi’i

Yusuf Hamka, sosok Inspiratif Indonesia

Bulan Puasa adalah bulan yang sangat mulia, oleh karena itu mari kita semua berbagi rasa, asa dan kebahagiaan bagi orang-orang disekitarmu.

Dialah Yusuf Hamka, seorang keturunan Tiongha yang sangat peduli kepada seluruh umat, tidak memandang Ras dan Suku serta agama, semua adalah mahluk Tuhan, dan bersatulah Indonesia.

KELOMPOK TERORIS PENGEBOM GEREJA KATEDRAL DITANGKAP DENSUS 88

6 Terduga teroris kelompok villa mutiara yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri di gereja katedral pada 28 Maret 2021 berhasil ditangkap oleh Densus 88 antiteror Mabes Polri, 13 April 2021.

Keenam terduga teroris tersebut berinisial J, D, M S, S alias AL, W dan S. Terduga teroris ini diamankan disekitar Makasar dan 1 orang diamankan di Kabupaten Goa.

Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam keterangan pers pada 13 April 2021 dikantornya, Jakarta Selatan.

Terduga teroris tersebut, kata Rusdi membuat grup Whatsapp dengan nama Batalyon Iman. Dalam grup terduga teroris tersebut membicarakan Amaliah – Amaliah selanjutnya, juga mempraktekkan dan memperagakan cara merakit bom.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 senapan angin, 7 buah HP dan 1 kendaraan roda dua. (diantama,indonews.tv)