KELOMPOK TERORIS PENGEBOM GEREJA KATEDRAL DITANGKAP DENSUS 88

KELOMPOK TERORIS PENGEBOM GEREJA KATEDRAL DITANGKAP DENSUS 88

6 Terduga teroris kelompok villa mutiara yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa bom bunuh diri di gereja katedral pada 28 Maret 2021 berhasil ditangkap oleh Densus 88 antiteror Mabes Polri, 13 April 2021.

Keenam terduga teroris tersebut berinisial J, D, M S, S alias AL, W dan S. Terduga teroris ini diamankan disekitar Makasar dan 1 orang diamankan di Kabupaten Goa.

Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam keterangan pers pada 13 April 2021 dikantornya, Jakarta Selatan.

Terduga teroris tersebut, kata Rusdi membuat grup Whatsapp dengan nama Batalyon Iman. Dalam grup terduga teroris tersebut membicarakan Amaliah – Amaliah selanjutnya, juga mempraktekkan dan memperagakan cara merakit bom.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 senapan angin, 7 buah HP dan 1 kendaraan roda dua. (diantama,indonews.tv)

Gadaikan BB Emas 1,9 Kg, Oknum KPK Dipecat Dengan Tidak Hormat!

Oknum pegawai KPK dipecat oleh Dewan Pengawas KPK dengan tidak hormat lantaran menggelapkan barang bukti tindak pidana korupsi berupa emas batangan seberat 1,9 Kg.

Dalam keterangan pers pada 8 April 2021 Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak H. Pangabean mengatakan, yang bersangkutan telah mencuri atau menggelapkan barang bukti berupa emas batangan.

Pelaku berinisial IGAS ini, merupakan pegawai satgas yang memiliki kewenangan menyimpan barang bukti dari perkara Yaya Purnomo, mantan pejabat Kementerian Keuangan.

“Kalau ditotal semua jumlahnya emas batangan itu 1900 gram, sebagaian barang yang diambil ini yang dikategorikan sebagai pencurian atau penggelapan ini digadaikan oleh yang IGAS. Karena yang bersangkutan memerlukan sejumlah dana untuk membayar hutang – hutangnya. Cukup banyak hutangnya, karena yang bersangkutan ini terlibat dalam bisnis yang tidak jelas, forex – forex itu” kata Tumpak H. Pangabean.

Pelaku telah melakukan pelanggaran kode etik menyalahgunakan kewewenang untuk kepentingan pribadi. Dan ini merupakan pelanggaran nilai – Nilai Integritas yang diatur sebagai pedoman perilaku untuk seluruh insan KPK.

Perbuatan ini, lanjut Tumpak H. Pangabean berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan telah menodai citra KPK yang memiliki integritas tinggi.

Oleh karena itu majelis Dewan Pengawas KPK memutuskan untuk memberhentikan pelaku dengan tidak hormat.

(diantama-indonewstv)

Kepala BNPB “Bantuan Rp. 50 Juta Untuk Rumah Yang Rusak Akibat Banjir Bandang NTT dan NTB

Kepala BNPB : Bantuan Rp. 50 Juta Untuk Rumah Yang Rusak Akibat Banjir Bandang NTT dan NTB

Pemerintah akan memberikan bantuan kepada korban terdampak Banjir Bandang di Provinsi NTT dan NTB. Bantuan dana stimulan dari pemerintah akan diberikan pada warga yang rumahnya rusak akibat diterjang banjir bandang pada minggu 4 April 2021 lalu.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Doni Monardo disela – sela kunjungannya ke lokasi terdampak banjir bandang di kabupaten Alor, NTT, pada 7 April 2021 melalui siaran pers di channel resmi BNPB.

Kepala BNPB juga turut berduka cita atas musibah yang merenggut ratusan korban jiwa di NTT dan NTB.

Pemerintah Kabupaten Alor diminta untuk segera mendata nama – nama korban terdampak banjir bandang yang rumahnya rusak akibat banjir bandang.

Doni juga berharap, pendataan dilakukan dengan valid, mulai dari tingkat kecamatan sampai RT/RW. Sehingga data yang diterima pemerintah pusat betul – betul akurat dan bantuan dapat merata pada semua korban banjir bandang.

(diantama-indonews.tv)

5 Hal Yang Perlu Diwaspadai, Dan Ini yang Membuat Pemerintah Melarang Mudik 2021

Pemerintah melalui Menko PMK resmi melarang masyarakat untuk mudik pada lebaran 2021. Masyarakat diminta untuk menahan diri dan tetap di rumah saja saat libur lebaran nanti.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI, dalam siaran pers 7/4/2021, melalui akun resmi Sekretariat Presiden menjelaskan, pelarangan mudik lebaran 2021 mendatang, merupakan langkah pemerintah menekan penyebaran covid-19 pasca libur lebaran 2021.

“Ada 5 hal yang membuat kita melarang mudik. Yang pertama di bulan Januari setelah mudik Natal terjadi peningkatan cukup tinggi yang terpapar covid-19, bahkan terdapat kematian tenaga kesehatan lebih dari 100 orang. Yang kedua terdapat lonjakan drastis pada bulan Januari dan Februari”, kata Menteri Perhubungan.

Budi juga menambahkan, penduduk usia lanjut menurut catatan Kemenkes sangat beresiko terpapar covid-19, sehingga perlu dilakukan perlindungan.

Dan saat ini di beberapa negara maju seperti di USA dan beberapa negara di eropa juga masih terjadi peningkatan yang cukup signifikan kasus covid-19.

Kelima alasan tersebut yang menjadi bahan pertimbangan, sehingga pemerintah dengan tegas melarang mudik lebaran 2021.

Untuk itu, di jalur darat Kementrian Perhubungan berkoordinasi bersama Kepolisian RI akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi.

“Kami menyarankan agar masyarakat tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah”, Kata Budi.

(diantama-indonews.tv)

Siapa yang bertanggung JAWAB ? Banjir Lahar Dingin Rusak Puluhan Rumah Warga NTT dan NTB.

Alasan Klasik kalo sudah banjir lalu tanah longsor menerjang ,terus masyarakat mengalami kesengsaraan dan akhirnya banyak lembaga pemerintahan datang dan menyakahkan kedisiplinan warga setempat, karena tidak disiplin dan akibatnya terjadi banjir dan alasan lainnya yang cukup banyak dilontarkan beberapa dinas terkait.

Jika merunut peristiwa Negara Jepang di tahun-tahun setelah Bom Atum dijatuhkan di Hirosima dan Nagasaki, Jepang mengalami peristiwa nasional akibat SAMPAH, dan sampah menjadi perkara yang sangat besar saat itu, sehingga mengakibatkan wabah penyakit yang sanagat lama. Dan diakhir kesadaran pemerintahannya mereka melakukan propaganda besar-besaran mengenai anti SAMPAH dan itu dilakukan dengan pantaun Pemerintah Jepang secara inten serta SERIUS.

Kata SERIUS disini yang kita harus tekankan ! seberapa SERIUS kah pemerintah Indonesia menyikapi permaslaahan banjir, sampah, kedisiplinan warga, ilegal loging dan lain-lain, karena kita yakin bahwa itu semua akan bersinggungan satu dengan lainnya. yang terjadi di Provinsi NTT dan NTB pada minggu 4 April 2021, bahwa Puluhan rumah warga rusak rata dengan tanah. Sejumlah kendaraan juga hanyut akibat diterjang banjir bandang pada minggu dini hari, itu adalah bukan hanya peristiwa alam saja, tentunya akibat kurangnya persiapan daerah mempersiapkan diri akan adanya perisatiwa itu, karena daerah itu sudah terjadi peristiwa yang sama ditahun-tahun sebelumnya.

Tidak salah kiranya kita meniru Negara Jepang, yang sekarang bisa kita lihat tentang sikap kedisiplinan warganya yang super hebat, dan para pengawasnya yang super hebat pula untuk mengawal perjalanan mendisiplinkan warganya.

Dan Presiden telah memerintahkan kepala BNPB dan Basarnas, serta beberapa Menteri untuk segera menangani korban bencana dan menanggulangi dampak dari bencana yang terjadi di NTT dan NTB.

Presiden atas nama rakyat Indonesia juga menyampaikan bela sungkawa atas musibah banjir bandang dan longsor tersebut. Presiden juga meminta warga korban bencana untuk mematuhi arahan petugas yang menangani bencana dan ini harusnya menjadi sorotan Nasional agar bisa merubah Indonesia lebih baik, bukan rame memberitakan pernikahan Atta Halilintar dan Aurel saja. (Diantama/Hayomi – indonews.tv)

kirim pesan
TEMPAT YG TEPAT UTK PROMOSI PRODUK/USAHA/PERUSAHAAN/
LEMBAGA/KAMPUS/PROFESI ANDA, PERCAYAKAN KEPADA KAMI -INDONEWS.TV, TELEVISi ONLINE MASA KINI