Aseek Rencana Kebijakan Baru Pemerintah Memberikan Setiap 1 KTP Penerima 1 Motor Listrik

Jakarta-indonews.tv. Inia da fenomena baru lagi, bahwa Pemerintah akan membuat kebijakan tentang pemberian setiap 1 KTP menerima 1 motor listrik, rencana kebijakan ini diambil, karena respon masyarakat terhadap motor listrik sangat rendah, hal itu diambil agar penggunaan bahan bakar minyak bisa disusutkan sejauh mungkin.

Pemerintah akan merombak skema penyaluran subsidi kendaran motor listrik dari yang awalnya hanya untuk UMKM nantinya menjadi untuk umum. Nantinya, setiap 1 KTP bisa menjadi penerima insentif 1 motor listrik.

Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa perubahan kebijakan ini dilakukan setelah realisasi penyaluran yang sangat minim.

Tercatat hanya satu persen saja realisasi penyaluran dari 200.000 target penyaluran. Hal ini, kata Bahlil membuat pemerintah akan mempertimbangkan untuk 1 KTP bisa mempunyai 1 motor listrik.
“Jadi tadi kita mempertimbangkan untuk satu KTP satu motor listrik, kita mempertimbangkan seperti itu,” ujar Bahlil di Istana Negara, beberapa saat yang lalu yang dihimpun dari beberapa sumber.

Kata Bahlil, terlalu proseduralnya aturan menjadikan penyaluran yang kurang signifikan. Oleh sebab itu pihaknya berencana membuka insentif kendaran bermotor ini untuk khalayak luas atau umum.
Pemerintah bakal memberikan subsidi kendaraan roda listrik untuk semua golongan masyarakat. Ini berubah dari aturan sebelumnya yang hanya menyasar masyarakat dengan kelompok pendapatan tertentu dan UMKM.

Bagaimana Nasib Dealer Motor BBM ?
Menurut telaah dan cek di masyarakat, selera masyarakat memang masih tertuju lebih besar dari kendaraan bermotor bahan bakar minyak, selain masyarkat Indonesia sudah lama hidup dengan kebiasaan Motor Berbahan bakar minyak, mereka juga kawatir dengan jarak tempuh motor listrik tidak sejauh motor BBM, padahal jika dihitung hemat keuangannya akan sangat irit jika menggunakan motor listrik.
Sehingga untuk beberapa saat dirasa dealer motor BBM masih bisa bertahan cukup lama.
Akan tetapi alasan bukan disitu saja tentang kekawatiran tersbut, yang membuat daeler motor listrik was-was karena ternyata, menurut pihak diler, pemerintah terlambat melakukan pembayaran subsidi sebesar Rp 7 juta dari pemerintah ke diler. Dalam beberapa bulan ini, pihak diler mengaku pemerintah belum memberikan subsidi tersebut sehingga diler harus menalangi bahkan ‘nombok’.
Dealer kawatir dengan kondisi sekrang yang belum bisa diselesaikan saja ini pihak nya sudah nombok, apalagi nanti kalo ini benar-benar terjadi, kita akan setok motor listrik tersbut, sedangkan dana yang kita pakai belum bisa balik modal.
Akan tetapi ini memang baru wacana yang bisa dilaksanakan buka pada dekat-dekat waktu kedepan, harapannya hal ini akan bisa memberikan perhatian bagi Pemerintah dan segera untuk bisa menyelesaikan segala urusan administrasi yang belum selesai bersama dealer-dealer. (@red)

Related Posts

About The Author

kirim pesan
Tanyakan untuk bisa diliput indonews.tv
TANYAKAN DISINI JIKA TEMPAT ANDA INGIN DIPROMOSIKAN KE INDONEWS.TV (TELEVISi ONLINE MASA KINI)