DEPOT NING VIVIN DAN SEJARAH PASAR GENTENG SURABAYA

DEPOT NING VIVIN DAN SEJARAH PASAR GENTENG SURABAYA

Rek ayo rek mlaku mlaku nang Tunjungan
Rek ayo rek rame rame bebarengan
Cak ayo cak sopo gelem melu aku
Cak ayo cak golek kenalan cah ayu

Ngalor ngidul liwat toko ngumbah moto
Masio mung nyenggal-nyenggol ati lego
Sopo ngerti nasib awak lagi mujur
Kenal anake sing dodol rujak cingur

Nah itulah spenggal syair lagu Rek Ayo Rek, lagu khas nya Kota Surabaya dan Jika Bicara Surabaya kita pasti akan mencari tempat-tempat bersejarah di Kota Pahlawan ini, salah satunya adalah Pasar Genteng, Pasar yang melegenda ini sudah dikenal sejak dulu dari mulai Khas oleh-olehnya, juga toko eletroniknya.
Nah ternyata tidak kalah terkenalnya adalah depot Ning Viivin yang ternyata sudah sejak 1985 ini berada di Pasar Genteng di lantai dua.


Depot yang melayani khususnya pengunjung dan pedagang pasar Geneng ini mulai sudah dikenal oleh kalangan luar, menunya tidak banyak beda dengan depot lainnya, hanya kelezatannya yang mungkin memancing lidah orang Surabaya khususnya ingin mencicipi makanan khas depot Ning Vivin ini.


Ditemui ketika setelah melayani pembeli, Hajah Napsiah merasa bersyukur bahwa dimasa pandemi ini depotnya masih bisa menyediakan menu-menu yang menjadi favoritnya pembeli, khususnya Nasi Rawon, Krengsengan, Nasi Pecel, Sayur asem dan Sayur Sop, yang jumlahnya bisa mencapai 50 menu lebih.


Sudah lebih dari 36 tahun Hajah Napsiah mendirikan depot Ning Vivin ini, dan pancaran semangat masih terlihat dari pancaran mata Ibu Dua anak Ini “ anak saya dua, pertama perempuan yaa Vivin ini dan Kedua Laki-laki Namanya Ardiansah, dia pengusaha ternak Madu sekarang ini” Ujar Hajah Napsiah bercerita. Tetap semangat ya bu Hajah, dari jauh suaminya yang juga masih semangat setia menemani di sebelah Depot dengan membuka toko sparepart elektronik. (team indonews.tv melaporkan)