PT KURNIA INTI PRATAMA VAKSIN WARGA SAMPAI KEHABISAN STOK

PT KURNIA INTI PRATAMA VAKSIN WARGA SAMPAI KEHABISAN STOK

Kepedulian terhadap masyarakat sekitar ditunjukkan oleh PT Kurnia Inti Pratama
Sebanyak 500 kuota vaksin Biofarma telah disuntikkan dari tenaga Kesehatan dari Klinik Andree Medical.

Antusias masyarakat Sidoarjo sangatlah besar untuk program Vaksin yang diadakan PT Kurnia Inti Pratama Ini, dalam pantauan reporter indonews.tv baru pukul 11:00 wib saja vaksin yg telah disuntikkan sudah mencapai 250 kuota, dan ternyata peserta terus membludak juga dari luar kota, dari para pegawai pabrik, yang sebagian besar dalam management PT. Kurnia Inti Pratama sebagai Perusahaan Outsourcing.

Selain itu ditemui disela-sela program vaksin berlangsung, DR. Sarbini. SH.MH. selaku direktur PT Kurnia Inti Pratama merasa sangat antusias dalam keterangannya, Program yang digagas bersama Andre Medical Center ini menuai respon positif dari seluruh kalangan, tidak ketinggalan juga lingkungan kantor PT. KIP berada, yaitu Ketua RT dan Ketua RW yang ikut turun tangan langsung membantu mereka dalam menertibkan peserta vaksin.

Sampai pukul 15:00 terpaksa mereka harus mengakhiri pemberian vaksin kali ini, karena tidak diduga peminat vaksin terus berdatangan sedangkan jatah vaksin untuk disini (PT. KIP) hanya dijatah 500 kuota saja, “terpaksa kami tolak mereka yang sudah datang kesini “ Ujar Sarbini menjelaskan.

Kerjasama yang dilakukan dengan sebuah klinik yang berlokasi tidak jauh dari lokasi vaksin yaitu klinik Andre Medical Center, kali ini terlaksana dengan sangat baik, masyarakat datang berdasarkan antrian jam yang telah diberikan dalam pendaftaran “ Geofan sebagai penanggung jawab klinik menjelaskan ke awak media.
Sukses untuk PT. KURNIA INTI PRATAMA (KIP) semoga selalu jaya (bramhayomi-indonews.tv)

Polres Lamongan jalin kalaborasi dengan Lapas kelas IIb Kabupaten Lamongan dalam kegiatan Vaksinasi

Lamongan, Sebanyak 494 warga binaan permasyarakatan mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan di Lapas kelas II B Kabupaten Lamongan. Dalam hal ini Polres Lamongan menjalin kerjasama dengan Lapas kelas II B untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi jenis sinovac tahap pertama dengan menyediakan sebanyak 500 dosis , Selasa (14/09).

Vaksinasi tahap pertama ini adalah sebagai bentuk tindak lanjut dan upaya pencegahan penyebaran wabah Covid-19 yang target pelaksanaannya akan diselesaikan dalam jangka waktu 1 hari saja di lapas kelas II B. Selama masa pandemi Covid-19, Polres Lamongan terus menggalakkan serta mendukung Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu dengan upaya pelaksanaan gerai vaksinasi presisi.

Kegiatan vaksinasi akan terus digencarkan oleh Polres Lamongan  guna mempercepat herd imunity dan bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh guna mencegah penularan terhadap wabah Covid-19. Kapolres Lamongan AKBP MIKO INDRAYANA, S.I.K., mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan hilangnya Covid-19 adalah dimana masyarakat bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik walaupun telah mengikuti vaksinasi namun menjaga protokol kesehatan tetaplah wajib untuk dilaksanakan.(red-indonews.tv)

Kapolresta Sidoarjo Pantau Vaksinasi Pelajar dan Jalannya PTM Terbatas

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan percepatan vaksin Covid-19 bagi pelajar mulai usia 12-17 tahun, Selasa (31/8/2021) pagi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro memantau vaksinasi pelajar di SMA Antartika, Buduran, Sidoarjo.

Berbagai langkah mempercepat vaksinasi bagi pelajar terus dilakukan. Termasuk yang diadakan Polresta Sidoarjo dengan menghadirkan bus Gerai Vaksin Mobile ke beberapa sekolah di Kabupaten Sidoarjo.

Ada sejumlah 200 dosis vaksin yang disediakan Polresta Sidoarjo. Serta tenaga kesehatan dari Urkes Polresta Sidoarjo, yang bertugas untuk melakukan skrining kesehatan dan menyuntikan vaksin ke siswa-siswi SMA Antartika.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 keliling ini merupakan upaya percepatan membentuk herd immunity di lingkungan sekolah. “Untuk vaksinasi bagi guru di wilayah kami 99 persen sudah dilakukan. Saat ini Kabupaten Sidoarjo berada di level tiga, maka dimulainya Pembelajaran Tatap Muka, kami bersama Pemkab Sidoarjo dan TNI melakukan percepatan vaksinasi bagi pelajar usia 12-17 tahun,” katanya.

Pihak sekolah, juga dihimbau oleh Kapolresta Sidoarjo terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas Bertahap, dapat memperhatikan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 35 Tahun 2021. Termasuk juga memastikan bahwa seluruh guru, tenaga pendidik dan kependidikan telah divaksin semua.

“Karenanya selain mempercepat vaksinasi, kehadiran kami ke sini juga untuk memastikan kapasitas siswa maksimal 50 persen dari normal, dengan menjaga jarak antar siswa, protokol kesehatan juga benar diterapkan secara ketat,” lanjut Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Kemudian setiap siswa mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas paling banyak dua kali dalam satu minggu, paling lama empat jam pelajaran per hari dengan 30 menit setiap jam pelajaran. Selain itu juga wajib disertai surat izin dari orang tua.

Kepala SMA Antartika Buduran Sidoarjo M. Ahsan Isnaini menyampaikan terima kasih atas upaya percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. Ia juga menyatakan kesiapannya dalam menjalankan PTM terbatas bertahap.

“Setiap perkembangan dari PTM terbatas ini akan kami pantau dan kordinasikan dengan pihak terkait. Semoga semua berjalan lancar, sehat, dan melalui percepatan vaksinasi bagi pelajar dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (indonews.tv/humaspoldajatim)

Polda Jatim Terus Ajak Masyarakat Patuhi Prokes

Surabaya-indonews.tv – PPKM resmi diperpanjang sampai 6 September 2021, berarti pandemi masih dalam level yang bisa dikategorikan bahaya dan bisa menyerang, itulah yang ditangkap oleh pihak Polda Jatim dan dalam rangka menjaga dan memutus mata rantai covid-19 di Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, melalui Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, secara tegas mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes), dan mematuhi peraturan yang ada sesuai dengan daerah masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko usai rapat intern penanganan covid di Jatim, yang dipimpin Kapolda Jatim, di gedung Tribrata Polda Jatim, pada Senin (30/8/2021).

“Kapolda mengajak masyarakat tetap patuhi Prokes,” tandasnya Kombes Gatot singkat

Lebih lanjut Kombes Gatot Repli Handoko menekankan kepada masyarakat, untuk tetap menerapkan Prokes dengan 3M Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjauhi Kerumunan, karena dengan penerapan Prokes, kita dapat meminimalisir penyebaran covid-19.

“Ayo masyarakat Jawa Timur, kita jangan kendor dalam penerapan prokes. Angka penyebaran covid di Jatim saat ini sudah menurun, sudah banyak daerah yang zona kuning, ini kita jaga jangan sampai kasus covid-19 kembali meningkat, caranya dengan terus terapkan Prokes,” ajaknya.

Selain itu, Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan. Masyarakat yang tidak patuh terhadap aturan yang ada di daerahnya masing-masing, maka akan diterapkan sanksi sesuai aturan yang ada.

“Setiap daerah memiliki peraturan yang berbeda, dan ada sanksinya untuk pelanggar yang tidak patuh, diantaranya sanksi dengan teguran lisan, sanksi denda, hingga penutupan operasional,” jelasnya.

Perlu diketahui, dari data yang di himpun Polda Jatim, hasil operasi yustisi di seluruh Jatim, tertanggal 23 – 29 Agustus 2021, ada sebanyak 1.359.266 telah dilakukan teguran lisan, dan 140.141 dilakukan teguran tertulis. Sedangkan sanksi denda administrasi sebanyak 2.392 orang. Selain itu untuk sanksi sita KTP atau Paspor sebanyak 2.797 orang (red-indonews.tv)

kirim pesan
TEMPAT YG TEPAT UTK PROMOSI PRODUK/USAHA/PERUSAHAAN/
LEMBAGA/KAMPUS/PROFESI ANDA, PERCAYAKAN KEPADA KAMI -INDONEWS.TV, TELEVISi ONLINE MASA KINI