Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tenggelam di Selokan Air Jalan Kedurus


indonews.tv – Peristiwa tragis dan mengenaskan terjadi hari kemarin di daerah Kecamatan Karangpilang, tepatnya di daerah Kedurus.  07/03, 18.54 WIB, seorang Anak laki-laki berusia 7 tahun ditemukan tenggelam di selokan sekitar 4-5 meter dari rumahnya di jalan kedurus, Karang Pilang, anak yang hilang dari pantaoan orang tua memang sangat bahaya, karena mereka tidak menyadari segala sesuatu yang dia hadapi, dan itu bisa sangat membahayakan dia.

Tragisnya korban ditemukan oleh keluarganya sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam selokan dekat rumahnya, Korban berinisial AEE warga Jalan Kebraon 3, Kelurahan Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Korban diduga tercebur sekitar pukul 18.30 WIB, dan ternyata anak tersebut termasuk anak berkebutuhan khusus.
Korban dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pengecekan tim tgc dinkes @sehatsurabayaku dan Tim Inafis @satreskrim_polrestabessby

Kemudian jenazah dievakuasi Petugas gabungan @bpbdsurabaya  @pmikotasurabaya  @satpolppsurabaya  selanjutnya korban dibawa ke RS dr Sutomo.
Penyebab kematian masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian.

Tentunya banyak komentar berbagai macam di keluarkan oleh zetizen akan hal ini. Dan rasanya memang intinya kita haruslah menjaga selalu putra-putri kita, agar bisa terhindar dari mara bahaya yang ada disekitar kita


Saat itu ayah korban, EE (42) ketiduran dan tak menyadari anaknya sudah tidak ada di rumah. Menyadari anaknya tidak ada di dalam rumah, ayah korban mencari.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke BPBD Surabaya. Petugas yang juga terdiri tim inafis Polrestabes Surabaya kemudian tiba pukul 19.00 WIB dan melakukan evakuasi korban.

dari keterangan Kepala BPBD Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan ketika petugas tiba di lokasi, korban sudah diangkat dari selokan oleh orang tuanya. Ia juga membenarkan korban merupakan ABK.

“Anak berkebutuhan khusus. Tercebur got, yang angkat bapaknya sendiri. Bapaknya ketiduran,” kata Hebi saat dihubungi, Kamis (7/3/2024).

Tim Inafis Polrestabes Surabaya saat itu juga langsung melakukan olah TKP. Korban selanjutnya dievakuasi ke kamar jenazah RSU dr Soetomo menggunakan ambulans PMI didampingi orang tuanya.

“Untuk penyebab kematian adik tersebut masih dalam penyidikan kepolisian,” tandas Hebi. (@red)

Related Posts

About The Author

One Response

  1. Salehuddin
    12/03/2024
kirim pesan
Tanyakan untuk bisa diliput indonews.tv
TANYAKAN DISINI JIKA TEMPAT ANDA INGIN DIPROMOSIKAN KE INDONEWS.TV (TELEVISi ONLINE MASA KINI)