Tahap Kedua, Gubernur Jawa Timur melantik 17 Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020

Tahap Kedua, Gubernur Jawa Timur melantik 17 Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2020

Tahap Kedua, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 17 Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/02/2021).

Tahap Kedua, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik 17 Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 Provinsi Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (26/02/2021).

Dilakukan secara hybrid dengan menerapkan SOP Protokol Kesehatan yang ketat. Dimana, selain digelar secara offline dengan sangat terbatas juga bisa disaksikan secara live streaming.

Khofifah mengatakan para Kepala Daerah yang baru saja dilantik untuk bekerja cepat, tepat dan detail.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepada Kepala Daerah juga diharapkan untuk memperhatikan aspek akuntabilitas dan tata kelola pemerintahan yang baik, pelayanan lublik yang cepat, sebagai bagian yang penting.

Di akhir sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat kepada para Bupati/Walikota dan wakil. Ia juga berpesan agar untuk memastikan percepatan pencairan dana desa, disegerakan penyusunan RPJMD, RKPD di masing-masing daerah.

Sekedar diketahui, Pelantikan ini hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020. Ada 19 kab/kota, namun dalam pelantikan ini hanya 17 kab/kota, hal ini dikarenakan Kabupaten Pacitan dan Tuban akan dilaksanakan menyusul pada tanggal 4 April 2021 dan 20 Juni 2021.

Untuk diketahui, Dalam pelantikan ini dibagi menjadi tiga tahap dalam hari yang sama.

Pelantikan sesi pertama dilaksanakan pukul 09.00 WIB untuk enam pasangan Kepala Daerah yakni Bupati Trenggalek H. Mochamad. Nur Arifin dan Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara, S.H, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H ., M.H dan Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah, S.H., M.H., M.Pd.I, serta Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, M.M dan Wakil Bupati Situbondo Hj. Khoirani, S.Pd, M.H.

Kemudian Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, S.T., M.H. dan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, M.H., M.Si., Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Wakil Bupati Banyuwangi H. Sugirah, S.Pd., M.Si., serta Bupati Ponorogo H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M. dan Wakil Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita., S.H.

Sesi kedua yakni pukul 13.00 WIB untuk enam pasangan Kepala Daerah yakni Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dan Wakil Bupati Blitar H. Rahmat Santoso, S.H., M.H., Walikota Pasuruan Drs. H. Saifullah Yusuf dan Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si, serta Bupati Jember Ir. Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember KH. Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

Kemudian Bupati Malang H. M. Sanusi, M.M. dan Wakil Bupati Malang Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.H., Walikota  Blitar Drs. H. Santoso, M.pd dan Wakil Walikota Blitar Ir. H. Tjutjuk Sunario, MM, serta Bupati Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, Msi. dan Wakil Bupati H. Muhammad Albarra, Lc.M.hum.

Untuk pelantikan sesi ketiga dilaksanakan pukul 16.00 WIB untuk lima pasangan Kepala Daerah. Diantaranya, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, S.T., M.T. dan Wakil Walikota Surabaya Ir. H. Armuji, M.H., Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, S.H dan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, S.T.

Selain itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani, S.E. dan Wakil Bupati Gresik Dra. Hj. Aminatun Habibah, M.Pd, Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi, MBA. dan Wakil Bupati Lamongan Drs. KH. Abdul Roub, M.Ag, dan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IP. dan Wakil Bupati Sidoarjo H. Subandi., S.H.

Pelantikan ini berlangsung istimewa, karena pada sesi ketiga, juga dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung beserta Istri, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri Agus Fatoni.

Selanjutnya dilakukan pemasangan Tanda Pangkat dan Tanda Jabatan yang diikuti pemberian Petikan Surat Keputusan Mendagri, serta pembacaan kata-kata Pelantikan oleh Gubernur Jawa Timur atas nama Presiden Republik Indonesia. (berbagai sumber-redaksi-indonews.tv)

Gubernur Jawa Timur Melantik Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2020 Secara Bertahap

Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri, melalui Dirjen Otonomi Daerah (Otda), dimana sebelumnya rencana pelantikan Kepala Daerah hasil Pilkada 2020  dilaksanakan secara virtual, namun melihat dinamika, Dirjen Otda menginstruksikan dan menyepakati jika format baku yang akan digunakan dalam pelantikan Kepala Daerah  melalui hybrid.

Pelantikan hybrid ini sendiri adalah, bahwa yang mengikuti pelantikan secara langsung adalah hanya Kepala dan Wakil Kepala Daerah Terpilih beserta pasangan. Sedangkan, tamu undangan lainnya bisa mengikuti prosesi acara pelantikan secara virtual dari  daerahnya masing-masing.

Dan telah dilakukan hari ini Jumat 26 Februari 2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya kepada 6 pasangan Pemenang Pilkada 2020.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pelaksanaan pelantikan ini sesuai dengan SE Kemendagri. Untuk itu, pihaknya juga terus memastikan bahwa pelantikan tersebut akan digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Daftar Bupati dan Wakil yang dilantik Jumat 26 Februari 2021 :

1. Muhamad Nur Arifin dan Muhamad Syah Natanegara Bupati dan wakil Bupati Trenggalek.

2. H Sugiri Sancoko.SE.MM  dan Hj Lisdiarita. SH. Bupati dan wakil Bupati Ponorogo

3. Drs. Karna Suswandi MM dan Hj Chaironi Spd.MH Bupati dan wakil Bupati Situbondo.

4. Achmad Fauzy SH.MH. dan Hj Dewi chalifah SH.MH.Mpdi Bupati dan wakil Bupati Sumenep

5. Ony Anwar Harsono ST.MH dan Dwi Rianto Jatmiko Bupati dan wakil Bupati Ngawi

6. Ifuk istiandani Azwar Anas dan H Sugira. Spd. Msi Bupati dan wakil Bupati Banyuwangi

(redaksi-indonews.tv)

Naga Dari Timur Eps. 1

Sejarah tentang perjalanan dari Negeri Timur, untuk mencapai kehidupan baru yang dilakukan oleh para leluhur keturunan Tionghoa menuju tanah nan subur yaitu Indonesia dan sekarang bersatu padu bersama menjadi penduduk Indonesia dan disebut suku Tionghoa.
Ikutilah kisah kisah selanjutnya episode Naga dari Timur bersama presenter bernama Koh Pek ‘O yang akan mengajak anda jelajah tanah perantauan di program NAGA DARI TIMUR

Naga dr timur sebuah serial film semi dokumenter diproduksi untuk menjawab tantangan tipisnya nilai luhur tradisi budaya di kalangan anak muda..dengan mengekpos sejarah dan tradisi dalam kehidupan masyarakat Tionghoa di Jawa Timur, disisi lain sebagai upaya melindungi serta menjaga dan melestarikan serta mempromosikan pusaka daerah sebagai jendela dunia. Program ini enak disimak..tidak menggurui layak dijadikan tontonan dan tuntunan..di pandu Host berlatar belakang Seniman dan Jurnalis dengan gaya bicara Tionghoa dan bahasa Jawa Timuran yg Egaliter. (team indonews.tv)

Satresnarkoba Sidoarjo Meringkus 2 orang TSK, Palestina Dan SW, Makasar.

Satresnarkoba Sidoarjo Meringkus 2 orang TSK satu asal Palestina Dan SW Asal Makasar Kasus Narkotika .

Penangkapan dua tersangka tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di dalam kamar 901 Amega Crown Residence Apartement Jalan Kp Baru Desa Tambak Oso Kecamatan Waru Sidoarjo dan di Area SPBU Jalan Raya Tropodo Waru Sidoarjo.

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana mengatakan, penangkapan tersangka WNA dan SW berawal dari laporan warga yang dilanjutkan dengan proses penyelidikan. Kemudian, tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti.

“Tersangka yang berasal dari WNA tertangkap pada hari Kamis 11 Februari 2021 sedang menggunakan narkotika jenis tembakau sintetis. Dari tangan tersangka Satresnarkoba Polresta Sidoarjo mengamankan barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip ukuran sedang yang berisi narkotika golongan l (jenis Tembakau Sinte) dengan berat bruto masing masing ± 4,44 gram ditimbang beserta plastiknya, 1 linting diduga berisi tembakau sintetis, 3 puntung rokok diduga berisi tembakau sintetis dan 1 buah handphone merk Samsung.

Selanjutnya, selisih satu hari tersangka SW pada tanggal 12 Februari juga berhasil diamankan oleh Satresnarkoba Polresta Sidoarjo dengan barang bukti 4 bungkus plastik klip berisi tembakau sintesis (Sinte) Narkotika Golongan l ditimbang beserta bungkus plastiknya dengan berat 372,24 gram, 3 bungkus plastik/klip berisi tembakau Gayo ijo super premium dengan berat 3250 gram, 2 botol berisi cairan methene melylalcohol/ methanol @ 1 ltr, 2 botol berisi cairan ethanol 96% C2H50H @ 100 ml, 1 botol berisi cairan perasa ( pasta ) , 1 timbangan elektrik, 181 pack/bungkus kosong warna coklat emas, 75 pack/bungkus kosong warna biru, 35 pack/bungkus kosong warna merah, 84 pack/bungkus kosong warna coklat, 38 pack/bungkus kosong warna silver/abu-abu, 19 lembar stiker hologram, 32 kardus kosong ukuran kecil dan 1 handphone merk Vivo warna hitam.

Tersangka SW juga mengedarkan narkotika ini diwilayahnya kabupaten Sidoarjo dan diluar kabupaten Sidoarjo sampai dengan Kepulauan Papua.” Ujar Wakapolresta Sidoarjo

Akibat perbuatanya, tersangka WNA terjerat pasal 112 ayat (1) Jo pasal 127 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Tersangka SW terjerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) Jo pasal 129 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Tersangka dihukum minimal 4 tahun penjara (dodikirawan-indonews.tv)

Cegah Covid 19, Warga Luar Kota Masuk Sidoarjo Dilakukan Rapid Tes Di Perbatasan

Antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di saat libur panjang akhir pekan yang bersamaan dengan Tahun Baru Imlek, Jumat (12/2/2021), kendaraan bernopol luar kota Sidoarjo diberhentikan petugas dari TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan di beberapa perbatasan Kabupaten Sidoarjo dengan wilayah lain.

Setelah diberhentikan petugas, pengendara diperiksa identitas diri dan tujuannya kemana untuk keperluan apa. Kemudian selanjutnya dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan tes rapid antigen. Bagi masyarakat luar kota yang hasil rapidnya reaktif, maka langkah berikutnya adalah dibawa ke tempat karantina atau isolasi di Delta Sinar Mayang, Sidoarjo.

Penyekatan pada Jumat (12/2/2021), untuk kendaraan bernopol luar kota Sidoarjo, berlangsung di Pos Lantas Waru, depan Pusdik Sabhara Porong, Bypass Krian, juga diberlakukan tes rapid antigen terhadap penumpang bus dari luar kota di Terminal Purabaya, Bungurasih, Waru.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji menjelaskan, pihaknya bersama Forkopimda Sidoarjo mulai 12 Februari 2021 sampai dengan 14 Februari 2021 melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat dari luar kota Sidoarjo melalui identifikasi nopol kendaraan.

“Setelah kami hentikan, pengendara maupun penumpangnya kami periksa identitas diri dan suhu tubuhnya. Jika dari identitas dirinya berasal dari luar kota, maka kami lakukan tes rapid antigen kepada yang bersangkutan, yang reaktif langsung kami bawa ke tempat isolasi,” jelasnya.

Tindakan rapid test kepada para pengendara dari luar kota tersebut, menurut Kapolresta Sidoarjo sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Khususnya di saat libur panjang akhir pekan bersamaan Tahun Baru Imlek. Diharapkan masyarakat mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan dalam rangka mempercepat penangan Covid-19.

Dari data Polresta Sidoarjo, untuk rapid tes antigen mulai pukul 8 pagi sampai pukul 11 siang di empat titik akses masuk wilayah Kabupaten Sidoarjo tersebut, total sebanyak 430 warga dari luar kota dilakukan rapid. Hasilnya terdapat 3 orang yang reaktif dan harus melakukan isolasi di tempat yang disediakan Pemkab Sidoarjo di Delta Sinar Mayang. (dodikirawan.indonews.tv)