16 Hari menghilang ditemukan dari jejak sandal, sayang tidak tertolong lagi

INDONEWS.TV (Journalis warga) – POSKO OPERASI SAR KRAPYAK 2 Selasa, 27 September 2022
1. Pada hari Selasa, 27 September 2022 pukul 10.45 WIB telah ditemukan survivor atas nama Raffi Dimas Baddar dengan keadaan meninggal dunia di dasar air terjun kering di Sungai Kretek pada koordinat S7°42’27” E112°33’05”. Setelah sehari sebelumnya, Senin 26 September 2022 SRU 1 menemukan sandal selop warna hitam yang identik dengan barang yang dibawa survivor ketika dilaporkan lost contact, tidak jauh dari lokasi penemuan survivor.
2. Lokasi penemuan berjarak 1,96 km dengan azimuth 168° dari musholla makam Krapyak dimana survivor terlihat terakhir kali oleh teman campingnya.
3. Selanjutnya jenazah survivor dibawa ke RS … untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
4. Dengan telah ditemukannya survivor atas nama Raffi Dimas Baddar maka Operasi SAR Krapyak 2 dinyatakan ditutup, dan seluruh potensi SAR dikembalikan ke unsur masing-masing
5. Kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Operasi SAR Krapyak 2 ini disampaikan penghargaan dan terima kasih setinggi-tingginya.
Raffi Dimas Baddar (20), wisatawan yang hilang ketika berkemah di Wisata Bukit Krapyak, Mojokerto ditemukan di jurang setelah 16 hari dinyatakan hilang. Dua hal menjadi petunjuk penting bagi Tim SAR sehingga berhasil menemukan korban.
Pencarian Raffi dilanjutkan ke tahap kedua sejak Senin (26/9/2022). Operasi SAR Krapyak 2.0 ini diinisiasi SAR Surabaya dan melibatkan berbagai potensi relawan. Sedikitnya 21 orang yang dibagi dalam 3 search rescue unit (SRU) dikerahkan dalam operasi ini.

Selain cuaca yang panas serta udara kering, kadang memancing orang untukmencari tempat sejuk, tujuannya adalah yang sering disebut (Healing), refresing, seperti yang dialami Rafi.

Ditemui dilokasi, Humas Operasi SAR Krapyak 2.0 Saiful Hasan alias Bagong mengatakan petunjuk penting pertama terkait sepeda motor yang digunakan Raffi ke Wisata Bukit Krapyak. Sepeda motor Honda Vario nopol N 5597 TOR itu ternyata milik budhe korban asal Bangil, Pasuruan.

“Dia berjanji mengembalikan motor itu Minggu 11 September 2022 jam 3 sore. Artinya, ketika itu survival (Raffi) tidak punya rencana ke mana-mana, kemungkinan dia hanya berniat jalan-jalan, setelah itu turun. Apalagi survival dikenal baik, jujur dan amanah,” kata Saiful kepada wartawan di Posko Operasi SAR Krapyak 2.0, Selasa (27/9/2022).

Dari informasi tersebut, lanjut Saiful tim SAR berasumsi Raffi berjalan naik dari lokasi terakhir dia terlihat dalam kondisi hidup pada Minggu (11/9/2022) sore. Yaitu di Petilasan Brawijaya yang letaknya di atas camping ground Wisata Bukit Krapyak. Rekaman video wisatawan lainnya menunjukkan korban berjalan kaki seorang diri menenteng sandal.

“Mungkin ketika dia akan turun mengalami disorientasi (tersesat) atau kecelakaan yang membuat dia tidak bisa gerak,” terangnya.

Operasi pencarian tahap 2 terhadap Raffi pun digelar sejak Senin (26/9/2022) pagi. Operasi ini melibatkan 21 orang yang dibagi dalam 3 SRU. Pencarian difokuskan ke Sungai Kretek yang lokasinya di atas camping Ground Wisata Bukit Krapyak maupun Petilasan Brawijaya.

“Karena kalau survival masuk ke cerukan atau lembahan sungai dia tak punya pilihan lain kecuali menuruni sungai selama dia masih hidup,” cetusnya.

Pencarian hari kedua pun difokuskan ke area sekitar lokasi penemuan sandal tersebut. Tiga SRU dikerahkan seluruhnya untuk menyisir lokasi yang sama. Operasi SAR Krapyak 2.0 akhirnya membuahkan hasil siang tadi pukul 10.45 WIB. Mereka menemukan Raffi di jurang air terjun, dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Saiful menjelaskan jurang itu mempunyai kedalaman 200 meter. Tubuh Raffi tersangkut di teras jurang sekitar 60 meter di bawah bibir jurang. Tempat ini berjarak 1,96 Km di atas camping ground Wisata Bukit Krapyak tempat korban berkemah bersama teman-temannya. Jurang tersebut berada di lereng timur Gunung Welirang wilayah Tahura R Soerjo. Yaitu di atas Sumber Luwak dan di bawah Putuk Puyang.

Raffi diduga terpeleset hingga terjatuh ke jurang air terjun. Terlebih lagi ketika itu korban berjalan tanpa memakai sepatu. Sehingga peluangnya terpeleset sangat tinggi. Jenazahnya ditemukan dengan posisi tengkurap di teras jurang. Hingga pukul 14.30 WIB, Tim SAR masih mengevakuasi korban dari jurang. (@red-dari berbagai sumber)

Related Posts

About The Author

kirim pesan
Tanyakan untuk bisa diliput indonews.tv
TANYAKAN DISINI JIKA TEMPAT ANDA INGIN DIPROMOSIKAN KE INDONEWS.TV (TELEVISi ONLINE MASA KINI)