JEJAK LELUHUR: CANDI PARI, WARISAN SEJARAH YANG TETAP HIDUP DI SIDOARJO

SIDOARJO, INDONEWS.TV – Di tengah perkembangan zaman, Candi Pari menjadi salah satu saksi sejarah yang mengingatkan masyarakat akan kejayaan peradaban masa lalu di Jawa Timur. Berdiri kokoh dengan susunan bata merah yang khas, candi ini bukan sekadar bangunan kuno, melainkan bagian penting dari jejak leluhur yang patut dijaga dan dikenali generasi masa kini.

Candi Pari terletak di **Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur**. Candi bercorak Hindu ini diperkirakan dibangun pada masa Kerajaan Majapahit, sekitar abad ke-14, pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk.

Pada masa lalu, Candi Pari diduga berkaitan dengan kehidupan keagamaan dan penghormatan terhadap tradisi masyarakat pada zamannya. Bentuk bangunannya yang khas juga menjadi bukti kemampuan arsitektur dan kebudayaan masyarakat Jawa kuno. Namun, fungsi spesifiknya perlu dipahami berdasarkan kajian sejarah dan arkeologi.

Kini, Candi Pari berperan sebagai **cagar budaya, sumber pembelajaran sejarah, sekaligus destinasi wisata budaya**. Kehadirannya memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal warisan leluhur secara langsung, bukan hanya melalui buku pelajaran.

Melalui liputan budaya *Jejak Leluhur*, INDONEWS.TV mengajak masyarakat melihat Candi Pari lebih dekat. Sebab, merawat peninggalan sejarah bukan hanya menjaga bangunan tua, melainkan juga menjaga ingatan, identitas, dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya bangsa.

**Jejak leluhur adalah cerita masa lalu yang tetap memberi makna bagi masa depan.**

Rujukan sejarah: Balai Pelestarian Kebudayaan menyebut Candi Pari memiliki angka tahun 1293 Saka atau 1371 Masehi, bercorak Hindu, dan diduga memiliki fungsi pendharmaan.

[image](https://www.google.com/s2/favicons?domain=https://kebudayaan.kemdikbud.go.id\&sz=32)

Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI

+1

Related Posts

About The Author

Add Comment