JENDRAL PEREMPUAN INDONESIA, YANG BERPRESTASI.



Indonews.tv. Kali ini kita akan menuliskan mengenai karier di bidang militer, profesi yang biasanya selalu identik dengan kaum pria. ternyata, banyak juga perempuan yang memiliki karier di bidang militer. Bahkan, tak sedikit pula dari mereka yang menduduki jabatan tertinggi sampai mencapai Jendral.
Kutipan yang kita lansir ini beberapa jenderal perempuan di bawah ini, berhasil memperoleh pangkat tertinggi. Mulai dari perwira tinggi TNI Angkatan Laut, Bridagir Jenderal TNI, Jenderal Polisi hingga Inspektur Jenderal Polisi.
Jika masih pembuktian bahwa Kartini sudah berhasil atau tidak ? maka sekarang sudah ada buktinya.
Kerja kersa untuk mendapatkan jabatan tinggi tersebut tentu bukan suatu hal yang mudah. Berkat usaha dan kerja keras yang ekstra, mereka berhasil meraih prestasi tersebut. Berikut rangkumanya para jendral perempuan berprestasi.

1.Christina Maria Rantetana
Christina Maria Rantetana seorang Beliau memperoleh jabatan perwira tinggi TNI Angkatan Laut, merupakan salah satu jenderal perempuan yang hebat dan berprestasi. Selain itu, beliau merupakan anggota Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pertama yang ditugaskan menjadi ANggota Dewan Perwakilan Rakyat.


2.Winarni
Srikandi TNI ini adalah Brigjen (Brigadir Jenderal) TNI, juga termasuk deretan jenderal perempuan yang berprestasi.
Sebelumnya, Brigjen TNI Winarni menjabat sebagai Komandan Pusat Pendidikan Kowad dengan tugas mendidik para wanita lulusan SMA untuk menjadi Bintara Kowad.
Mengemban amanah baru, Brigjen TNI Winarni juga menjadi Widyaiswara Bidang Manajemen Pertahanan di Akademi Militer. dengan tugas pokok menjadi dosen pengajar para calon pemimpin bangsa.


3.Jeanne Mandagi
Brigjen Pol (Purn) Jeanee Mandagi, Srikandi pertama yang meraih gelar Jendral di jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Jenderal polisi kelahiran Manado, Sulawesi Utara 2 April 1937 ini juga pernah menjabat sebagai konsultasi ahli di Badan Narkotika National (BNN) dan aktif dalam penanganan pemberantasan narkoba di Indonesia semasa hidupnya.
Seperti diketahui, Jenderal Jeanne Mandagi telah meninggal dunia di usia yang ke 80 tahun pada 2017 silam.
Namun, segala perjuangannya untuk Negeri akan selalu dikenang. Bahkan, sebuah mess polwan yang berada di Sumatera Selatan yang dibangun di atas lahan seluas 904.4 meter persegi diberi dengan nama Mess Jeanne Mandagi.
Hal tersebut ditujukan untuk memberi motivasi kepada polwan-polwan saat ini bahwasanya wanita bisa menjadi pimpinan tertinggi.


4.Basaria Panjaitan
Srikandi berikutnya adalah Irjen Pol Purnawirawan Basaria Panjaitan lahir 20 Desember 1957 (usia 63 tahun), Kota Pematang Siantar
merupakan perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia. Beliau mendapatkan jabatan tersebut pada tahun 2015.
Sebelumnya, jenderal bintang dua ini menjabat sebagai Kabag Serse Narkoba Polda NTB tahun 1997 – 2000, Kabag Narkoba Polda Jabar di tahun 2000 – 2004, Kapusprovos Divpropam Polri tahun 2009, Karo SBekum Delog Polri di tahun 2010 dan Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol, dan terakhir berada di KPK sebagai Wakil Ketua KPK RI, Basaria menjabat hingga 2019.

5.A.A.A. Putu Oka Dewi Iriani
A.A.A. Putu Oka Dewi Iriani juga deretan lain Jenderal perempuan yang berprestasi. Ia merupakan Purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Sebelumnya, ia mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama.


6. Kartini Hermanus
Kartini lahir di Solo, 2 Agustus 1949. Ia merupakan Kowad pertama yang berpangkat Brigadir Jenderal TNI menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI Bidang Inbang, dan dilantik menjadi Brigjen TNI pada 1 Desember 2000. Namun, sekarang beliau sudah pensiun. Flasback Kartini Hermanus sendiri adalah setelah lulus dari Sepawamil, Kartini berkarier sebagai anggota TNI-AD dari kecabangan Korps Ajudan Jenderal. Ia memasuki Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Indonesia pada tahun 1993 dan lulus pada tahun berikutnya. Kartini dan seorang perwira militer lainnya bernama Kolonel Haerasma adalah satu-satunya wanita dari 201 perwira militer yang mengikuti pendidikan di Seskoad pada tahun itu.
Pada 27 Mei 1997, Kartini dilantik sebagai Komandan Pusat Pendidikan Korps Wanita Angkatan Darat (Pusdik Kowad). Dia dilantik setelah pemisahan Pusdik Kowad dari Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat. Setelah menjabat sebagai inspektur selama tiga tahun, Kartini ditunjuk sebagai staf ahli kepala staf angkatan darat bidang sosial budaya pada awal November 2000. Sesuai dengan jabatan barunya, Kartini Hermanus memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal pada 1 Desember 2000 dan menjadikannya sebagai “Jenderal Wanita” pertama di TNI-AD. Dia pensiun dari militer pada 11 November 2004.

7.Hermawati
Ia menjadi perempuan kedua yang berpangkat Brigadir Jenderal TNI menjabat sebagai Staff Khusus Kasad di dalam satuan Corps Ajudan Jenderal (CAJ).
8.Yulia Ganawati
Yulia berpangkat Brigadir Jenderal yang menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan Setjen Wantannas yang tergabung di dalam satuan Corps Ajudan Jenderal (CAJ).

9. Dra. Sri Parmini, M.M
Brigadir Jenderal TNI Dra. Sri Parmini merupakan purnawirawan perwira tinggi di Angkatan Darat. Ia lahir di Boyolali 12 September 1956. Latar belakangnya bukan berasal dari kalangan militer. Pengangkatannya sebagai Brigadir Jenderal adalah hadiah bagi Kowad dalam melengkapi Hari Ulang Tahunnya yang ke-48 pada 2009.
Ia mendapatkan jabatan baru sebagai Pa Sahli TK. II Kawasan Eropa dan Amerika Serikat, Sahli Bidang Hubnit Panglima TNI, ini sangat membanggakan bagi Korps Kowad.


10. Theresia S. Abraham, S.H
Merupakan purnawirawan perwira tinggi menjabat sebagai Staff Khusus Kasad. Ia anak kedua dari enam orang bersaudara. Ayahnya adalah seorang Anggota TNI AD berperangkat Letnan Satu yang tergabung dalam Corps Angkatan Militer (CAM).
Ia lulusan Sarjana Muda dari FHPM Unsrat Manado Tahun 1980, dan mengikuti Dik Sepamilwa WAN ABRI Tahun 1980/1981. Kemudian menyelesaikan Strata Hukum Militer di STHM Ditkumad pada tahun 1999 berbarengan dengan selesainya Dik Seskoad di Gatot Subroto Bandung.


11.Nurhajizah Marpaung
Ia mnghabiskan 25 tahun di TNI AD yang pernah diangkat sebagai Brigadir Jenderal TNI menjabat Kepala Biro Hukum Kemhan RI dan lima tahun di Kementerian Pertahanan. Lalu pada 2016 lalu, ia terpilih sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2017-2018.

12. Dra. Purwanti, S.H, M.H
Brigadir Jenderal TNI yang menjabat sebagai Oditur Jenderal TNI tergabung dalam Corps Hukum (CHK).

13. Hastuti Sari Sukapti, S.H
Seorang Kowad yang diangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI menjabat sebagai Pa Sahli TK-II Bid. Komsos Panglima TNI tergabung di dalam Corps Ajudan Jenderal (CAJ)

14. Dr. Ucu Supartini Soepia
Berikut adalah Dr. Ucu Supartini Soepia yang menjabat sebagai Bandep Informasi dan Pengolahan Data Setjen Wantannas diangkat menjadi Brigadir Jenderal TNI di bawah satuan Corps Ajudan Jenderal (CAJ).

15. D.A.K Wirawati, S.H. Wirawati menjadi jejeran perempuan yang berprestasi di TNI AD, ia berhasil mendapatkan Brigadir TNI dan menjabat sebagai Waka Babinkum TNI.

16. Susi Arlian Indra Dewi, S.H., M.H
Ia mendapatkan promosi pangkat menjadi bintang yaitu Brigadir Jenderal TNI yang menjabat sebagai Asdep Koord. Hukum Internasional Kemenkopolhukam yang tergabung dalam Corps Hukum (CHK).

17. Dr. Paula Theresia Ekowati P.U., S.Sos., M.M
Diangkatnya sebagai Brigadir Jenderal TNI membuat ia menjadi salah satu perempuan yang berprestasi. Saat mengamban menjadi Jendereal ia menjabat sebagai TA Pengkaji Madya Bid. Sumber Kekayaan Alam Lemhannas.

18. G.R.A.R.V Mustikaningrat
Mustikaningrat menjadi Brigadir Jenderal TNI yang meneruskan pendahulunya, ia sendiri menjabat sebagai Agen Madya pada Direktorat Amerika dan Eropa Deputi I BIN (Validasi Orgas) yang tergabung di dalam Corps Ajudan Jenderal (CAJ).

19. Tama Ulintar Br. Tarigan, S.H., M.Kn
Saat ini, ia masih menjabat sebagai Kepala Pengadilan Militer Tinggi I Medan Mahkamah Agung. Ia dilantik menjadi Brigadir Jenderal TNI pada tanggal 24 Juni 2019 melalui Surat Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/635/VI/2019. Ia menjadi perempuan pertama Suku Batak Karo yang menjabat sebagai Jenderal.

20. Winarni, S.H
Pada tahun ini, ia baru saja mendapatkan promosi pengangkatan Jenderal TNI AD yang menjabat sebagai Widyaiswara Bid. Jemen Kamil (Orgas Baru) dengan tugas pokok menjadi dosen para calon pemimpin bangsa. Sebelumnya, ia menjabat Komandan Pusat Pendidikan Kowad dengan tugas mendidik para wanita yang baru lulus SMA untuk menjadi Bintang Kowad.

21. Tetty Meliana Lubis, S.H., M.H
Pada Juli lalu, ia menjadi satu-satunya wanita yang dilantik pada acara korps kenaikan pangkat perwira tinggi TNI AD. Ia mendapatkan promosi Brigadir Jenderal TNI yang menjabat Direktur Hukum Angkatan Darat.
Ia memiliki tugas pokok untuk memberikan bantuan hukum, dukungan hukum dan perundang-undangan kepada Kepala Staf Angkatan Darat, baik itu permasalahan atau apapun yang berkaitan dengan urusan hukum dan perundang-undangan. (@redaksi dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

kirim pesan
TEMPAT YG TEPAT UTK PROMOSI PRODUK/USAHA/PERUSAHAAN/
LEMBAGA/KAMPUS/PROFESI ANDA, PERCAYAKAN KEPADA KAMI -INDONEWS.TV, TELEVISi ONLINE MASA KINI