Legiun Veteran Republik Indonesia, Sabtu (5/1/2021) berulang tahun ke 64, tema kali ini yang diambil adalah “Bersama Masyarakat, LVRI Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.dalam rilisnya Ketua Umum LVRI, Mayjen Saiful Sulun mengatakan.

Bangsa besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawannya, Tema tersebut dipilih untuk mengaktualisasi semangat Kebhinekaan sekaligus untuk mengingatkan seluruh anak bangsa bahwa negeri ini merdeka berkat perjuangan seluruh rakyat yang terdiri dari berbagai golongan, suku, agama dan ras

Saiful Sulun mengatakan apa yang menjadi cita cita luhur bangsa ini, tidak selamanya berjalan sesuai apa yang diharapkan, hal itu antara lain akibat diabaikannya Bhineka Tunggal Ika sebagai pengikat kokohnya NKRI oleh kelompok tertentu.

“Suasana kebangsaan yang damai penuh toleransi menjadi terusik oleh sikap yang ingin memaksakan kehendaknya, mereka sama sekali tidak memiliki rasa terima kasih dan mengabaikan jerih payah para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan,” kata Saiful Sulun.

Sebagai bangsa pejuang, LVRI mengingatkan kepada semua pihak untuk tetap menjaga keutuhan NKRI dengan berpegang teguh kepada Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. “Mari kita jaga dan bangun negeri ini menjadi lebih maju dan jaya sepanjang masa,” imbuh Saiful.

Kepada pemerintah, LVRI berharap untuk bersikap tegas dan tanpa ragu demi penyelamatan bangsa dan negara. negara tidak boleh kalah dengan aksi individu, kelompok maupun golongan yang jelas mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. “LVRI sebagai organisasi pejuang berpegang teguh pada politik negara artinya mendukung pemerintahan hasil pemilu yang sah secara konstitusional,” terangnya.

Selain itu, LVRI juga mengimbau seluruh anggotanya untuk mengambil peran dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan dengan cara menjalankan “3m”, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak/menghindari kerumunan.  

“Untuk itu kami instruksikan/imbau kepada seluruh warga LVRI dan warga masyarakat untuk benar-benar mematuhi protokol kesehatan, serta bersatu, saling membantu dan dukung upaya pemerintah mengatasi covid-19,” imbau Saiful.

Diakhir keterangan Saiful mengharapkan agar seluruh tingkatan organisasi baik DPP, DPD, DPC sampai DPR agar tetap menjalin hubungan baik dengan jajaran pemerintah dan instansi TNI Polri dimanapun berada. “Perkuat soliditas sesama anggota dan selalu berbuat yang terbaik agar veteran tetap menempati posisi terhormat di tengah masyarakat dan selalu menjadi panutan dalam bersikap,” pungkasnya.

LVRI berdiri dari prakarsa penyatuan bekas laskar pejuang bersenjata pasca perang kemerdekaan. Saat itu berbagai utusan laskar pejuang bersenjata bersepakat melebur diri dalam satu wadah organisasi yaitu Legiun Veteran RI (LVRI). Mulai saat itu, semua laskar melepas identitas nama laskar pejuang kecuali menyebut dirinya sebagai veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI). 

Hal itu seiring juga apa yang dikatakan Subagyo Rahmad Ketua Dewan Perwakilan Veteran Cabang Surabaya. Kemarin. (erbirohmawan-indonews.tv/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *